Fakta tentang misi luar angkasa pertama



Masihkah agan ingat tentang Yuri Gagarin?Masih ingatkah agan tentang misi luar angkasa yang pertama kali sukses dengan manusia sebagai awaknya?Yaps..dialah Yuri Gagarin asal Rusia manusia pertama yang merasakan suasana di luar bumi untuk pertama kalinya.Pada tanggal 12 April 1961(55 tahun yang lalu) Rusia berhasil meluncurkan Vostok-1 keluar angkasa hal ini juga menjadi tonggak sejarah sekaligus pencapaian terbesar manusia di waktu itu.Dan orang yang pertama kalinya ke luar angkasa itu adalah yuri Gagarin seorang pilot pesawat tempur MiG-15 di soviet air force.Pemuda kelahiran Klushino,Rusia kala itu benar-benar menghebohkan dunia dengan keberhasilannya melakukan perjalanan luar angkasa dan kembali ke bumi dengan selamat.Namun dibalik keberhasilannya Rusia dan Yuri Gagarin ini ternyata ada fakta-fakta menarik untuk agan ketahui ..nah dari situlah ane buat thread ini,seperti apa fakta yang tersembunyi simak ulasan ane berikut ini


Proyek Persaingan Dua Negara Adidaya



Setelah perang dunia ke II ,Uni Soviet dan Amerika menjadi dua Negara adidaya yang terlibat dalam perang dingin.Masing-masing berusaha untuk menjadi yang terdepan dalam segala bidang,dan tidak luput di bidang space race alias perlombaan teknologi untuk mencapai luar angkasa.Dan pada akhirnya Rusia keluar sebagai pemenangnya,walaupun pada waktu itu dunia tidak tahu dibalik keberhasilannya ternyata Rusia belum benar-benar siap untuk melaksanakan misi ini dan seakan memaksakan.


Proyek Terkesan Dipaksakan



Keinginan Rusia yang ingin menjadi yang pertama dalam misi luar angkasa berimbas pada ketidaksiapan proyek tersebut,Hal ini terungkap dari percakapan yuri Gagarin dengan menara control sebelum peluncuran dimulai..namun pada waktu itu pemerintah Rusia terkesan menutup-nutupi celah kesalahan berikut ini:
Teknisi Rusia lupa untuk mengikat salah satu peralatan penting dengan pita perekat yang berakibat Yuri Gagarin harus dibuat repot untuk mengikat peralatan tersebut padahal detik-detik peluncuran akan segera dimulai Yuri Gagarin disuruh memperbaiki posisi pintu masuk pesawat dikarenakan salah satu panel kendali utama tidak berfungsi.
Berat yuri Gagarin setelah memakai baju kosmonot(sebutan rusia untuk astronot) 14 kilogram lebih berat dari ambang batas yang diizinkan
Beberapa kabel yang digunakan untuk mengaktifkan pembacaan sensor tekanan udara dan temperature tidak sengaja terpotong.
Total ada 11 kesalahan dan kondisi abnormal terjadi selama 108 menit misi penerbangan Gagarin padahal jika ada gangguan pada mesin vostok,Gagarin diharuskan mendarat darurat dengan teknik pengereman atmosfer yang mana nantinya dibutuhkan waktu sebulan padahal cadangan makanan yang dibawa Cuma cukup untuk seminggu

Lanjutan dari proyek uji coba yang gagal



Sebelum misi luar angkasa dengan manusia resmi diluncurkan sebetulnya Rusia sudah melakukan beberapa proyek sebagai uji coba namun faktanya uji coba tersebut mengalami kegagalan.Pada akhir 1950-an pemerintah rusia gencar melakukan uji coba penerbangan pesawat luar angkas dengan 2 hewan sebagai penumpangnya yang berakhir salah satunya anjing bernama Laika mati hanya beberapa jam setelah peluncuran dilaksanakan dan belum sempat mencapai luar angkasa.Sebulan sebelum Yuri Gagarin diterbangkan rusia kembali melakukan uji coba lagi dan berhasil sukses,,tapi faktanya uji coba ini tidak mengikut sertakan hewan ataupun manusia sebagai awaknya.Namun Dewan Rusia tetap memutuskan penerbangan luar angkasa dengan manusia dapat dilaksanakan berdasarkan hasil uji coba tanpa awak ini. Setelah beberapa waktu keberhasilan peluncuran pesawat ada satu pernyataan menarik dari ilmuwan rusia…"Jika waktu itu kami sudah memperhitungkan keandalan kapal (luar angkasa Vostok) menurut standar modern, kami tak akan berani mengirimkan manusia ke angkasa," tutur Chertok, yang merupakan rekan kerja Sergei Korolev, desainer legendaris pesawat Vostok.


Gagarin mendarat jauh dari titik yang ditentukan



Wartawan Rusia,Anthon Perfushin dalam bukunya 108 minutes That Changed the world mengungkapkan kebohongan pemerintah Rusia yang mana para ilmuwan Rusia sebelumnya menyatakan Yuri Gagarin mendarat dengan selamat di dalam kapsulnya.Faktanya dalam buku wartawan Rusia ini menyatakan Yuri Gagarin ternyata mendarat sekitar 250 km dari titik pendaratan yang ditentukan akibat kesalahan perhitungan para ilmuwan rusia alias dengan kata lain sangat jauh melenceng.Setelah sekali memutar bumi di jalur orbitnya pada ketinggian 7000 meter Gagarin diharuskan untuk meloncat (eject) keluar dari kapsul dengan dua parasut yang mengembang,parasut satu membawa kapsul dan parasut kedua membawa Gagarin mendarat di level aman,,karena jarak yang ditentukan melenceng jauh akibatnya tidak ada satupun manusia di bumi yang menyambutnya,setelah mendarat Gagarin baru menghubungi pangkalan untuk melaporkan titik pendaratannya yang kemudian dijemput helicopter yang sudah disiapkan pihak Rusia.Namun hal ini disembunyikan Rusia selama bertahun-tahun


Yuri Gagarin Bukan calon Tunggal astronot



Yuri Gagarin bukanlah satu-satunya pilihan yang akan berkesempatan dicatat sejarah sebagai kosmonot pertama dunia. Ternyata ada 2 calon kosmonot potensial yang saat itu disiapkan Uni Soviet, yaitu German Titov dan Yuri Gagarin. Nah, ada kesulitan untuk memilih siapa yang nanti akan menjadi kosmonot pertama itu. Titov dikenal sebagai seorang yang brilian dan jenius sementara Gagarin memiliki kepribadian yang simpatik walau mungkin kalah dalam urusan kejeniusan. Gagarin dipandang memiliki karakter yang terbuka dan menyenangkan sementara Titov lebih bergaya sebagai seorang profesor atau guru. Sebuah proses pengambilan keputusan yang sulit sehingga 4 hari sebelum penerbangan barulah pilihan dijatuhkan yaitu Yuri Gagarin, sementara Tito sebagai cadangan. Dalam sudut pandang pencitraan, pemerintah Uni Soviet berpandangan bahwa Yuri Gagarin lebih potensial mewakili rakyat Soviet untuk pergi ke angkasa karena kepribadiannya yang hangat, sikapnya yang terbuka dan kecerdasannya yang di atas kebanyakan orang. Di atas pundaknya, citra Uni Soviet dalam perlombaan ke ruang angkasa ini akan dibangun



Astronot Pertama Hanya anak seorang tukang Kayu



Tentu kalau agan baca judul diatas banyak yang gak percaya,sama ane juga gan .Tapi faktanya
Pemuda kelahiran 9 maret 1934 di Rusia ini hanyalah anak dari seorang tukang kayu dan ibunya petani biasa,,walaupun berasal dari keluarga sederhana dan tinggi badan hanya sekitar 157 cm tidak membuat YuRI Gagarin patah arang.Dengan semangat dan tekad luar biasa Yuri akhirnya berhasil menjadi pilot tempur di soviet air force. Setelah perang dunia ke II Rusia mulai gencar melaksanakan program luar angkasa dan Yuri Gagarin merasa tertarik untuk ikut serta dalam program pemerintah,,dan berkat kecerdasan dan ketekunanannya pula YURI berhasil mengalahkan 3000 calon kosmonot,,akhirnya dia terpilih menjadi salah seorang calon kosmonot dan sejak tahun 1959 mengikuti pelatihan kosmonot di daerah pinggiran kota Moskow.semangatnya patut ditiru gan ..Dan prestasi itu membuatnya menjadi salah satu tokoh yang akan dikenang masyarakat dunia hingga akhir masa.


Yuri Gagarin dan Indonesia



Yuri Gagarin sempat melekat di hati rakyat Indonesia pada jaman Bung Karno berkuasa. Beliau juga sempat menerima penghargaan “Bintang Mahaputra Adiprana” dari bung Karno.Beliau juga sempat berkunjung ke Indonesia dan dielu-elukan bak pahlawan dari negeri sendiri. Harap maklum, penerbangan Gagarin ke ruang angkasa membuat AS kalah start dari Soviet dalam perlombaaan ruang angkasa mereka. Jadi jangan heran kalau sejak itu banyak bayi yang dinamai oleh orang tua mereka dengan nama “Yuri” atau “Gagarin”, nama yang sebenarnya cukup asing di telinga kita.Kejadian bersejarah ini juga menginspirasi Indonesia untuk terlibat dalam pengembangan teknologi roket. Berbanggalah, Indonesia adalah negara Asia-Afrika kedua (setelah Jepang) yang mampu meluncurkan roket ke angkasa. Nama roketnya adalah Kartika-1 dan berhasil diluncurkan pada tanggal 14 Agustus 1964, hanya 19 tahun setelah Indonesia merdeka. Kalau kemudian teknologi peroketan kita tersendat di jaman Presiden Soeharto, Agan tahulah mengapa bisa terjadi .Ada orang Indonesia yang hampir saja mampu mengikuti jejak Yuri Gagarin untuk pergi ke ruang angkasa. Bulan Oktober 1985, Dr. Pratiwi Sudarmono terpilih oleh NASA untuk menjadi salah satu astronotnya, tentu saja dengan proses penyaringan yang sangat berat. Sayang, tidak lama kemudian pesawat ulang-alik Chalenger meledak dalam sebuah kecelakaan sehingga mengubur impian kita untuk bisa mengirimkan Dr. Pratiwi ke ruang angkasa. ang lebih menyakitkan, selanjutnya kita kalah oleh Malaysia yang berhasil mengirimkan seorang warganya ke ruang angkasa. Sebagai bagian dari paket pembelian 18 pesawat tempur Sukhoi, Malaysia berhasil mengirimkan seorang warganya untuk menjadi kosmonot di Laboratorium ruang angkasa ISS. Namanya adalah Sheikh Muszaphar Shukor Al Masrie bin Sheikh Mustapha, terbang pada tanggal 10 Oktober 2007 dan kembali ke bumi 12 hari kemudian.


Sumber

0 comments:

Post a Comment

 

Everything at once Copyright © 2012-2013 | Powered by Blogger