Cara menghemat pemakaian BBM



1. Berkendara dengan Kalem dan Langsam
Kebiasaan menghentakkan gas saat start kendaraan adalah hal yang biasa dilakukan. Satu contoh saat berhenti di lampu merah, begitu lampu hijau banyak orang langsung menggeber gas karena ingin melaju cepat. Cara seperti ini akan membuat bahan bakar yang dihisap dan masuk ke ruang bakar juga semakin banyak. Padahal pada saat iniputaran mesin belum tinggi, sehingga tidak semua bahan bakar yang masuk itu terbakar atau terbuang percuma. Maka kalem saja dan tambah gas secara perlahan-lahan.



2. Gunakan Oktan Bahan Bakar Yang Sesuai Spek Kendaraan
Banyak orang berpikir bahwa semakin tinggi oktan bahan bakar akan membuat laju kendaraan semakin mantap. Namun pada kenyataannya kendaraa membutuhkan oktan bensin yang sesuai dengan peruntukannya. Untuk itu, bacalah buku manual untuk mencari tahu jenis oktan yang tepat untuk mobil Anda karena membeli bensin jenis mahal belum tentu tepat guna. Biasanya kendaraan-kendaraan tua didesain bukan untuk bahan bakar dengan oktan tinggi.



3. Jangan membawa beban melebihi Anjuran
Setiap mobil dirancang dengan memperhitungkan kapasitas atau kemampuan menyangga beban tertentu. Sehingga bila beban yang diangkut melebihi kapasitas yang seharusnya, maka tenaga yang dibutuhkan mobil juga berlipat. Akibatnya, bahan bakar yang digunakan untuk menghasilkan tenaga juga lebih besar.



4. Sesuaikan posisi gigi dengan putaran mesin
Hal lain yang patut diingat agar mobil tetap irit bahan bakar adalah, sesuaikan posisi gigi dengan putaran mesin. Jangan memposisikan gigi di tingkat tinggi di saat putaran mesin rendah. Sebab, dengan posisi gigi tinggi di saat putaran mesin rendah sama halnya memaksa mesin untuk mendorong beban yang lebih berat.


5. Periksa tekanan angin ban
Faktor lain yang juga turut menyebabkan mobil boros bahan bakar adalah tekanan angin ban yang kurang dari ukuran yang disarankan pabrikan. Selain menyebabkan mobil berat melaju, tekanan angin yang kurang juga berpotensi menyebabkan ban pecah dan kecelakaan. Untuk menambah tekanan angin ban sebaiknya dilebihi sedikit antara 2 – 3 psi dari anjuran. Jangan lebih dari itu, karena bila terlalu keras justru ban akan membal dan menyebabkan mobil tidak stabil saat digeber.



6. Periksa emisi gas buang
Langkah ini dibutuhkan untuk memastikan apakah di mesin banyak kandungan hidrokarbon (HC) serta gas karbonmonoksida (CO). Bila kandungan kedua unsure itu tinggi, maka bisa dipastikan proses pembakaran di ruang bakar tidak berjalan sempurna. Banyak bahan bakar yang dihisap ke ruang itu yang terbuang percuma. Sehingga, konsumsi bahan bakar pun melebihi dari takaran yang seharusnya saat mesin mobil normal. Cara mengatasi hal ini adalah, dengan membersihkan mesin dari unsure itu dan mau tidak mau anda harus melakukan turun mesin.



7. Matikan mesin saat macet dan lampu merah.
Sekrang ini sudah banyak lampu merah yang dilengkapi timer, sehingga kita bisa menghitung berapa lama kita akan berhenti. Jika lampu merah masih lama, matikan mesin untuk menghemat bahan bakar. Selain menghemat BBM, langkah ini juga mengurangi polusi udara yang kita hirup.



8. Cara yang terakhir itu dengan cara menumpang atau menebeng kepada teman yang sejalur. Dengan cara ini yang biasanya pemakain rutin seminggu kita harus membeli bensin 100ribu maka kita akan banyak sekali menghemat penggunaan bbm kita

sumber

0 comments:

Post a Comment

 

Everything at once Copyright © 2012-2013 | Powered by Blogger